SIANG ITU, seorang koresponden media online melaporkan berita ke redaksi via telepon. Laporan lewat telepon sudah biasa dilakukan di media online karena redaksi butuh kecepatan berita.
Pada waktu itu, yang menerimanya langsung redaktur senior. Sang wartawan berusaha seruntut-runtutnya membacakan laporan agar tidak kena maki. bla bla bla......
Thursday, December 9, 2010
Redaktur Darah Tinggi & Koresponden Mumet
Wartawan Muda Gemetaran Pegang Amplop
DI DUNIA kewartawanan, ada wartawan amplop, ada juga yang anti amplop. Kalau cerita sebelumnya kebanyakan wartawan yang gemar memburu amplop, berikut ini ada cerita tentang seorang wartawan muda yang berjuang menolak. Tapi, karena tidak ada pilihan lain, anak ini pun terpaksa menerima dan sampai gemetaran begitu memegangnya.
Singkat cerita, begini ceritanya. Suatu kali ada isu panas berkaitan dengan seorang tokoh bangsa. Selaku reporter, anak muda ini langsung siap-siap berangkat liputan begitu mendapat perintah redaksi untuk wawancara tokoh itu.
Singkat cerita, begini ceritanya. Suatu kali ada isu panas berkaitan dengan seorang tokoh bangsa. Selaku reporter, anak muda ini langsung siap-siap berangkat liputan begitu mendapat perintah redaksi untuk wawancara tokoh itu.
Wednesday, December 8, 2010
Saya Absen, Maka Saya Dapat Jale-an
SUATU hari di suatu kota yang dirahasiakan namanya. Para juru warta televisi tampak sangat sibuk meliput kedatangan pejabat negara.
Di tengah kesibukan, seorang wartawan setengah senior nampak baru datang. Bukannya langsung ikut meliput atau mengambil gambar dengan kamera, eh, dia malah duduk-duduk saja.
Di tengah kesibukan, seorang wartawan setengah senior nampak baru datang. Bukannya langsung ikut meliput atau mengambil gambar dengan kamera, eh, dia malah duduk-duduk saja.
Tuesday, December 7, 2010
Pelajaran Dari Dua Wartawan Amplop Wkkwkw...
BEBERAPA wartawan yang duduk-duduk di balai dikejutkan dengan kedatangan seorang humas. Ternyata yang datang adalah humas perusahaan yang sedang menyelenggarakan acara bisnis.
Humas itu sudah tidak asing dengan para wartawan. Kepada mereka, kemudian si humas bercerita sedikit tentang acara yang akan digelarnya.
Humas itu sudah tidak asing dengan para wartawan. Kepada mereka, kemudian si humas bercerita sedikit tentang acara yang akan digelarnya.
Pilkada Wartawan Amplop
MENJELANG tahun baru, ada pemilihan ketua kelompok kerja wartawan di salah satu kota. Modelnya mirip-mirip pemilihan kepala daerah. Dua wartawan yang mencalonkan diri, masing-masing menggalang dukungan dari teman-temannya yang jumlahnya juga cuma beberapa orang saja.
Tak hanya itu yang unik dari pemilihan ini, masing-masing calon juga punya semacam juru kampanye yang bertindak untuk melobi teman-temannya. Setelah berhari-hari sibuk persiapan pemilihan, tibalah detik-detik puncak acara.
Tak hanya itu yang unik dari pemilihan ini, masing-masing calon juga punya semacam juru kampanye yang bertindak untuk melobi teman-temannya. Setelah berhari-hari sibuk persiapan pemilihan, tibalah detik-detik puncak acara.