Showing posts with label Edukasi. Show all posts
Showing posts with label Edukasi. Show all posts

Sunday, June 16, 2013

Sembilan Butir Pernyataan Forum Pemred 2013

PERTEMUAN Puncak Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) se-Indonesia  di Nusa Dua, Bali, Kamis 13 - Jumat 14 Juni  2013 menghasilkan Komitmen Nusa Dua berisi sembilan butir pernyataan.

Pertama, kami sepakat mengajak segenap elemen bangsa untuk fokus dan bahu-membahu mendorong serta mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang lebih perkasa dan berwibawa demi menyejahterakan seluruh rakyat.

Kedua, kami sepakat bahwa kebebasan pers itu bukan tujuan tapi alat untuk menyejahterakan rakyat.

Jurnalis Tempo Wafat, Ini Surat Solidaritas Wartawan untuk Menakertrans

Surat Terbuka SoWAT untuk Menteri Tenaga Kerja 
Bapak Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang terhormat,

Jupernalis Samosir (Dok. Pribadi)
HARI Minggu (9/6/2013) lalu, kami, komunitas wartawan yang tergabung dalam Solidaritas Wartawan untuk Transparansi (Sowat) berduka.

Salah seorang rekan/saudara kami, Jupernalis Samosir  (Wartawan Tempo)  berpulang/meninggal dunia dalam usia 46 tahun, akibat komplikasi penyakit yang dideritanya selama bertahun-tahun.

Selama dua tahun terakhir, Samosir berulang kali masuk rumah sakit. Biasanya setelah sembuh, dia hanya akan bertahan sebentar karena tidak lama kemudian dia akan kembali masuk rumah sakit untuk dirawat.

Penyakitnya merupakan komplikasi diabetes, paru-paru dan luka lambung yang kronis. Tidak terhitung uang yang sudah dikeluarkan keluarganya atau sumbangan ala kadar dari teman-temannya untuk pengobatan itu.

Forum Pemred Abaikan Kode Etik Jurnalistik dan Kesejahteraan Jurnalis

ALIANSI Jurnalis Independen (AJI) Jakarta dan Federasi Serikat Pekerja Media Independen (FSPMI) telah mencermati pertemuan  para pemimpin redaksi yang tergabung dalam Forum Pemred di Bali.
(Republika/Maman Sudiaman)
Pertemuan Forum Pemred di Denpasar, Bali Kamis (13/6).
Sebagian besar pemimpin redaksi media dari Jakarta hadir dalam pertemuan tersebut dan tercatat masuk dalam barisan pendiri dan  pengurus inti Forum Pemred.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Presiden SBY, para pemilik media, direksi Badan Usaha Milik Negara, dan  pengusaha swasta kelas kakap asal Jakarta seperti Tommy Winata itu, Forum Pemred telah melahirkan deklarasi yang menjadi kesepakatan bersama para Pemred di Indonesia.

AJI Ingatkan Forum Pemred Indonesia

ALIANSI Jurnalis Independen (AJI) Indonesia menyatakan prihatin terhadap pertemuan Forum Pemred Indonesia yang digelar 13-14 Juni 2013 di Nusa Dua, Bali. Memasuki tahun politik atau setahun menjelang Pemilu 2014, pertemuan ratusan pemred media se-Indonesia bisa menimbulkan spekulasi politik yang tidak perlu.
(Tribunnews.com/Dahlan Dahi)
Suasana Pembukaan Forum Pemred di Bali, Kamis (13/6/2013)

AJI secara organisasi menerima keluhan dari berbagai kalangan terkait sepak terjang Forum Pemred. Para pemimpin redaksi media yang berusaha menjaga independensi news-room mengeluhkan adanya upaya menggunakan Forum Pemred untuk memperjuangkan kepentingan politik tertentu. Forum ini dihadiri bukan saja oleh pemimpin redaksi media, namun juga pimpinan perusahaan, pejabat negara, dan pemilik media yang berkecimpung dalam politik.

Wednesday, July 25, 2012

Deklarasi Forum Pemred


(foto: koran-jakarta.com)
DI tengah kritik terhadap posisi media massa di tengah pusaran bisnis dan politik, para pemimpin redaksi (pemred)  kumpul. Di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, 18 Juli 2012, sebanyak 55 pemred dari berbagai daerah mendeklarasikan terbentuknya Forum Pemimpin Redaksi (Indonesian Chief Editors Forum). Forum Pemred ini, mereka maksudkan untuk menjawab sekaligus menjelaskan posisi mereka dalam problematika independensi media.

Berikut ini isi deklarasi itu:

Saturday, June 30, 2012

Pilkada dalam Bidikan Lensa

MENYEMARAKKAN Pilkada di Indonesia, Kedutaan Besar Australia dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mengadakan kerja sama penyelenggaraan kompetisi fotografi bagi jurnalis profesional berskala nasional. Tujuannya, untuk membuka kesadaran publik pentingnya Pilkada bagi masa depan demokrasi di Indonesia.

Selama hampir 2 bulan, Panitia menerima 102 karya foto yang telah dimuat di berbagai media di seluruh Indonesia sepanjang tahun 2012.

Mengenai keseluruhan karya yang mengikuti kompetisi ini, menurut Arbain Rambey, fotografer senior Harian Kompas dan Dewan Juri Perlombaan ini, “Melihat kenyataan bahwa memang fotografi Pilkada yang netral tidak punya terlalu banyak pilihan adegan, secara umum lomba foto ini sudah menampilkan gairah merekam sebuah proses demokrasi dengan baik," ujar Arbain.

Ini Dia Pemenang Kompetisi Fotografi "Pilkada Dalam Bidikan Lensa"

(foto: ajipadang)
DARI sekitar 100 karya foto  yang mengikuti kompetisi fotografi bertema "Pilkada Dalam Bidikan Lensa," panitia telah memilih tiga pemenang. Pengumuman pemenang lomba yang diselenggarakan AusAID dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia ini dilaksanakan di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, hari ini (Sabtu 30/6/2012).

Ketiga pemenang tersebut, yakni Hairul dari koran Radar Bangka dengan karyanya yang berjudul Pemilih Penca. Ia menjadi pemenang I. Sedangkan pemenang II adalah Rasdian A. Vadin dari koran Jurnal Nasional dengan karya berjudul Mencuri Start. Selanjutnya pemenang III ialah Heru Haryono dari media okezone.com dengan karya DPS Fiktif. Para pemenang menyatakan sangat bangga karyanya mendapatkan apresiasi.

Demokrasi Dipamerkan di Stasiun KA Terbesar di Jakarta

AUSTRALIA menyemarakkan demokrasi di Indonesia dengan menyelenggarakan pameran foto selama enam hari dengan tema “Pilkada dalam Bidikan Lensa” di Stasiun KA Gambir, mulai Sabtu 30 Juni 2012.
 

Pameran ini akan mempertunjukkan foto-foto Pilkada yang terkumpul melalui sebuah kompetisi foto yang diselenggarakan oleh program bantuan Pemerintah Australia (AusAID) dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia.

“Pemilihan umum yang dikelola dengan baik sangat penting bagi Negara demokrasi manapun. Sebagai Negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, Indonesia telah mengadakan lebih dari 200 pemilihan umum kepala daerah,” ujar Mat Kimberley, pemegang jabatan sementara pimpinan AusAID Indonesia.

Friday, June 29, 2012

Yuk, Datang Ke Pengumuman Kompetisi Fotografi

(ist)
UNTUK menyemarakkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Indonesia, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia dan Australian Government's Overseas Aid (AusAID) program Indonesia menggelar kompetisi fotografi. Lomba ini diperuntukkan bagi kalangan jurnalis dari media cetak dan online. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran terhadap Pilkada di Indonesia.

Kompetisi telah usai. Adapun hasil perlombaan fotografi itu akan diumumkan Sabtu (30/6/2012) pukul 09:30 - 11:30 WIB di Stasiun Kereta Api Gambir Hall Utama, lantai 1 Jalan Medan Merdeka Timur,  Jakarta Pusat.

Acara pengumuman ini sekaligus untuk membuka pameran foto yang akan berlangsung dari 30 Juni hingga 5 Juli 2012. Lokasi pamerannya berada di Lobi Utara, Stasiun Kereta Api Gambir.

Friday, April 13, 2012

Agenda Festival Jurnalisme Warga 2012

SEBUAH festival unik kolaborasi berbagai komunitas akan digelar di Museum Nasional, Jakarta, 14-15 April 2012. Festival Jurnalisme Warga "Kencangkan Suaramu - Raise Your Voice" ini diselenggarakan oleh Tempo Institute bekerjasama dengan Koperasi Aliansi Jurnalis Independen Jakarta (KOJI), Serrum Community, berbagai komunitas, serta didukung oleh Kantor Bank Dunia dan AusAid.
 
Berdasarkan keterangan siaran pers TEMPO Institute, festival ini berangkat dari pemikiran bahwa dunia yang uzur ini menuntut partisipasi dan interaksi warganya. Media konvensional tak lagi cukup. Televisi, radio, majalah, dan koran memiliki keterbatasan dan cenderung merekam peristiwa puncak seperti skandal korupsi, gonjang-ganjing politik, atau pernikahan selebritas. Denyut keseharian kerap luput dari sorotan media. "Pada titik inilah kita semua bisa mengambil peran melalui jurnalisme warga," kata Mardiyah Chamim, Direktur Tempo Institute, sayap non profit grup penerbitan TEMPO.

Tuesday, February 21, 2012

Apa Yang Ingin Disampaikan Film Negeri 5 Menara?

(Pemain Negeri 5 Menara/Suara Pembaruan)
“APAPUN bidangnya, sudah pasti yang namanya produsen akan bekerja keras untuk mempromosikan produknya agar diterima masyarakat. Demikian pula dengan film Negeri 5 Menara. Sebagai film baru, pembuatnya tentu menerapkan rupa-rupa cara untuk memenangkan hati masyarakat. Padahal belum tentu berisi. Film keren dan mengena itu ya dari Hollywood-lah”

Itu yang menjadi obrolan beberapa teman saya ketika ikut menghadiri undangan nonton screening film yang diangkat dari novel Negeri 5 Menara di bioskop XXI fX Lifestyle X’nter, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Sabtu 18 Februari 2012. Bahkan, teman-teman ini makin tidak percaya dengan film itu ketika salah seorang tokoh di balik layar film, yakni salah satu penulis skenario Rino Sarjono, menyampaikan sambutan sebelum pemutaran dimulai. Dalam sambutan, ia memuji-muji bahwa karya ini merupakan karya yang penuh manfaat.

Sunday, February 12, 2012

Australia Promosikan Senam Pemuda di Yogyakarta

DUTA Besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriarty, 6 Februari 2012, menyaksikan program senam yang didanai Australia untuk pemuda Indonesia di Yogyakarta. Program IndoGym ini akan dikelola oleh yayasan pendidikan Tunas Cerdas Gempita pada Maret dan menyelenggarakan pelatihan senam bagi 100 remaja putri dan 15 anak berkebutuhan khusus dari masyarakat setempat.

Pemerintah Australia memberikan hibah sebesar A$19.500 sebagai bagian dari Australian Sports Outreach Program untuk menyelenggarakan pelatihan gratis selama 20 minggu bagi seluruh peserta program.

Saksikan Drama 'Tim Bui' Tentang Toleransi & Resolusi Konflik

DRAMA seri yang mempromosikan kekuatan tim olahraga dalam menghadapi perbedaan dan resolusi konflik akan segera ditayangkan di Indonesia. Menggabungkan kecintaan masyarakat pada olahraga sepak bola dan drama televisi, serial sejumlah 13 episode dengan judul Tim Bui ini membawakan toleransi beragam, kerja sama tim dan resolusi konflik di masyarakat.

Organisasi non-pemerintah SEARCH FOR COMMON GROUND (SFCG) bekerja sama dengan SET Film memproduksi serial dengan dana dari United Kingdom’s Department for International Development (DFID) dan Pemerintah Australia melalui AusAID.

Monday, February 6, 2012

Australia Dukung RI Capai Tujuan Pembangunan Milenium

TINGGAL tiga tahun sebelum tenggat waktu Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs), Pemerintah Indonesia, dengan dukungan Australia, fokus kepada pencapaian target di seluruh Nusantara. Pemerintah Australia, melalui program bantuannya AusAID, sangat mendukung Indonesia dalam mencapai Tujuan Pembangunan Milenium dengan menjadi mitra pembangunan terbesar bagi Indonesia.

Sebagai bagian dari komitmen ini, AusAID menjadi sponsor acara MDGs Awards 2011 dan turut berpartisipasi dalam pameran yang menampilkan berbagai pencapaian MDGs yang diadakan di Balai Kartini Convention Centre pada tanggal 31 Januari dan 1 Februari 2012.

Thursday, January 26, 2012

Berbagi Kabar Tentang Australia Via Facebook

WAH ada yang seru lagi nih dari kantor Kedutaan Besar Australia di Jakarta. Kedutaan negeri tetangga ini meluncurkan halaman Facebook pada Kamis 26 Januari 2011. Hal ini bertepatan dengan Hari Australia. Halaman Facebook tersebut merupakan yang pertama bagi Misi Diplomatik Australia di seluruh dunia.

Ini dia link Facebook tersebut. Teman-teman dapat bergabung langsung dengannya dengan mengklik link berikut:
www.facebook.com/australianembassyjakarta

Kenapa dan apa tujuannya ya mereka meluncurkan halaman Facebook? Ini akan dijelaskan oleh Duta Besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriarty. Ia berujar bahwa halaman Facebook tersebut akan membantu meningkatkan pengetahuan tentang Australia di tengah masyarakat umum Indonesia. “Melalui halaman Facebook Kedubes, kami berencana untuk berbagi kabar dan pandangan yang menarik tentang kehidupan dan kebudayaan Australia dengan masyarakat Indonesia,” tutur Dubes Moriarty dalam siaran pers.

Novel Negeri 5 Menara Terinspirasi Galau

forum.vivanews.com
DI markas Kaskus, gedung Menara Palma, Jalan HR. Rasuna Said, Kav. 6 Blok X-2, Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin, Selasa 25 Januari 2012 sore, kita bertemu dengan para tokoh yang berada di balik pembuatan Film Negeri 5 Menara. Sebuah film yang akan segera tayang serentak di bioskop-bioskop Tanah Air pada tanggal 1 Maret 2012.

Siapa saja mereka? Siapa lagi kalau bukan Ahmad Fuadi. Pria berkacamata yang tak lain adalah si penulis novel Negeri 5 Menara. Salman Aristo, seorang penulis yang berhasil menerjemahkan novel Negeri 5 Menara menjadi skenario film. Kemudian, Yovie Widianto, produser Original Sountrack dari film ini. Ikang Fauzi, penyanyi dan suami dari tokoh publik Marissa Haque, yang dalam film ini berperan sebagai Pak Kyai.

Monday, January 23, 2012

Media Massa Membebek?

DI SEMINAR ‘Prospek Kebebasan Pers 2012: Dikepung Jerat Regulasi dan Oligarki Politik Media’ yang diselenggarakan teman-teman Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta baru-baru ini terungkap beberapa kritik menarik yang disampaikan hadirin. Tapi, di samping itu juga dipaparkan tentang pencapaian sekaligus berbagai tindak kekerasan terhadap para jurnalis Indonesia.
(nug.web.id)

Dalam seri tulisan pendek kali ini, saya akan lebih banyak mengangkat sisi kritiknya. Kritik yang mengemuka, antara lain begini. Sampai sekarang, terutama dalam kasus-kasus korupsi, umumnya berita yang dimunculkan media massa barulah sebatas permukaan atau cerita-cerita kronologis. Tidak banyak yang betul-betul melakukan penelusuran secara mendalam untuk mengungkap semua fakta dan data korupsi yang terjadi itu.

Sunday, January 22, 2012

Belajar Jadi Citizen Journalists Dari Pakarnya

SELAMA ini kita sering mendengar istilah citizen journalism. Atau mungkin sudah tahu seperti apa dalam prakteknya. Syukurlah. Tapi, bagi teman-teman yang mungkin belum mengerti banyak tentang citizen journalism, bolehlah kita belajar dari tokoh satu ini. Dia seorang mantan wartawan Kompas yang selama ini selalu tampil di berbagai tempat untuk mempromosikan citizen journalism.
https://twitter.com/#!/hsurjadi

Siapakah dia. Dialah Harry Surjadi. Harry adalah peraih Knight International Journalism Fellow tahun 2011. Selama sepuluh bulan terakhir ini, dia menjalankan beasiswa itu dengan melatih masyarakat adat menjadi citizen journalists di Kalimantan Barat. Saat ini, dia telah bekerjasama dengan stasiun televisi setempat, RuaiTV, untuk menyebarkan informasi yang dilaporkan citizen journalists.

Saturday, January 21, 2012

7 Jurnalis Raih Penghargaan Apresiasi Jurnalis Jakarta 2011

(pwi-sulsel.blogspot.com)
ALIANSI Jurnalis Independen (AJI) Jakarta telah memilih tujuh karya terbaik tahun 2011, pada hari ini, Sabtu, 21 Januari 2012 di Hotel Santika, Slipi, Jakarta. Penghargaan yang diberi nama Apresiasi  Jurnalis Jakarta (AJJ) 2011 sebagai upaya mengapresiasi dan memotivasi  para jurnalis menghasilkan karya yang berstandar tinggi, orisinal dan  berdampak bagi khalayak luas.

Dari kategori feature/in depth reporting, pemenangnya adalah karya Ahmad Arief (KOMPAS) berjudul “Toba Mengubah Dunia.” Sedangkan untuk kategori investigasi untuk media cetak, pemenangnya adalah karya Wahyu Dhyatmika (TEMPO) berjudul “Asuransi Hampa Pahlawan Devisa.”

Friday, January 20, 2012

BRIDGE Kian Lengketkan Pendidikan Australia-Indonesia

DUTA Besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriarty, hari ini, Jumat, 20 Januari 2012 menyelenggarakan resepsi untuk 14 guru Australia yang berpartisipasi dalam program BRIDGE yang mendukung sekolah-sekolah untuk memiliki hubungan dengan sekolah di Indonesia secara online. BRIDGE kepanjangannya Building Relations through Intercultural Dialogue and Growing Engagement.

(ppia-flinders.org)
BRIDGE memungkinkan ribuan siswa Australia dan Indonesia serta guru untuk meningkatkan kemampuan bahasa dan mendapatkan pengajaran baru dan keterampilan melalui pembelajaran tatap muka dengan menggunakan teknologi dalam jaringan (online) seperti Skype.