Tuesday, November 16, 2010

Ada-ada Saja Ulah Si Wartawan Senior Ini

ADA-ADA saja ulah wartawan senior yang hobi berburu amplop ini. Walau tidak diundang meliput acara seminar, dia nekad saja datang ke salah satu ruang aula hotel, tempat acara berlangsung.

Sebenarnya dia sudah tahu tema acara seminar ini sama sekali tidak nyambung dengan bidang liputannya.

Usut punya usut, ternyata si wartawan senior ini punya motivasi khusus sehingga berkeras hati untuk datang ke acara itu. Bukan untuk liputan, melainkan iseng-iseng ingin ikut makan siang gratis.

Acara seminar akhir tahun itu diliput banyak wartawan lokal maupun nasional. Di antara wartawan yang meliput merupakan teman-teman si wartawan senior tadi.

Usai acara, panitia seminar memanggil para wartawan yang sudah terdata dalam daftar undangan. Mayoritas wartawan sudah paham maksud si panitia. Jadi, wartawan yang tidak mau terima amplop, tentu saja tidak mau ketemu panitia. Tapi, mereka yang hobi amplop, dengan senang hati buru-buru datang ke panitia.

Si wartawan senior tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Karena dia tahu ada salah satu temannya yang tidak mau bertemu panitia karena menolak amplop, maka dia secara sembunyi-sembunyi menemui panitia.

Entah bagaimana caranya, akhirnya amplop jatah temannya itu berhasil dia ambil dari panitia. Bisa jadi dia mengaku mewakili temannya untuk menerima amplop itu.

Lalu, dia pulang bersama teman-temannya, termasuk wartawan muda yang amplopnya dia ambil tadi. Wajah si senior ceria sekali sambil memegangi kantong celana tempat dia menyimpan amplop.

2 comments:

moonlite! said...

hahaha kok bisa ya ada orang kaya gitu, udah ga diundang terus dengan pedenya ngambil jatah orang. tapi apakah semua wartawan pasti nerima amplop ya? :p maksudnya ditiap event pasti ada serah terima amplop gitu?

Siswanto said...

hmmm enggak semua wartawan terima amplop kok rin, tapi terima isinya. wkwkw.. enggak ding, banyak juga wartawan yang gak mau terima amplop.

sebagian event, panitianya selalu menyediakakan amplop. dan sekarang modelnya bukan cuma amplop saja. macem-macem. tapi, tidak semua acara ada amplopnya. misalnya, acara demonstrasi. hehehhe

tertarik Rin...