Friday, December 23, 2011

Hari Ibu: Tetap Kuat Walau Positif HIV

SETIAP tahun, Hari Ibu diperingati oleh masyarakat di berbagai tempat hampir di seluruh dunia. Indonesia, salah satunya yang paling ramai. Rupa-rupa cara digunakan untuk mengekspresikannya. Setiap orang pun mempunyai ragam perspektif tentang momentum yang jatuh pada 22 Desember ini. Walaupun beda-beda, semangatnya tetaplah sama.

Demikian juga dengan Putu Utami Dewi, Ketua Yayasan Spirit Paramacitta Bali, organisasi yang dulu bernama Bali Plus, lembaga yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan, terutama pendampingan bagi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHIV/ODHA).  Bagi Putu, perayaan Hari Ibu tahun ini merupakan momentum penting untuk sekali lagi menyadarkan kita tentang betapa kita harus menghargai ibu.

Putu (f: Eko/VIVAnews)
“Ibu itu sangat kuat, walau mendapat cobaan dan tantangan hidup yang kadangkala tidak bisa dia hindari,” katanya melalui email kepada singkatcerita.blogspot.com.

Putu yang memiliki anggota sebanyak 1.085 orang yang tersebar di enam dari sembilan kabupaten/kota di Provinsi Bali itu selalu menyaksikan keseharian para ibu rumah tangga yang terinfeksi HIV dari suami.

Tidak ada sama sekali yang menginginkan HIV itu ada dalam tubuhnya. Walau begitu, mereka tetap tabah menjalani kehidupannya. Ibu tidak menyerah begitu saja pada keadaan.  Bahkan, dengan kondisi seperti itu, ibu tidak melulu memikirkan dirinya sendiri. Mereka juga berjuang agar anak keturunannya tidak sampai tertular HIV juga.

“Dia selalu berdoa buat anaknya agar tidak tertular dan anaknya panjang umur,” tambah Putu.

Yayasan Spirit Paramacitta yang berkantor di Jalan Tukad Buaji Gang Lotus 30, Denpasar Selatan, Bali  itu merupakan organisasi yang sangat aktif melakukan pemberdayaan ODHIV dan penanggulangan penyebaran HIV.

Terutama sekali, organisasi ini berperan aktif memberikan edukasi kepada para perempuan di Bali untuk lebih melek tentang HIV/AIDS. Melalui edukasi diharapkan mereka semakin berhati-hati.

Bacaan penting lainnya:
Resep Ngeblog Anti HIV Bapak Blogger Indonesia
Bila 3,2 Juta Blogger Turun Tangan Cegah HIV
Djenar: Teman-teman ODHIV Penulis Hebat
Oz Awards Indonesian Bloggers For AIDS Awareness
Siapa Tiga Penulis Pilihan AusAID

5 comments:

Ejawantah's Blog said...

Semoga semakin banyak masyarakat yang bisa lebih luas melihat permasalahan ini dengan kaca mata positif.

Sukses selalu
Salam
Ejawantah's Blog

rusydi hikmawan said...

agan ini yang juara kompetisi blog viva kemaren ya? isi blognya berkarakter banget, tentnag odha. ini menarik. semoga mencerahkan

Siswanto said...

@Ejawantah: dukung bang
@Rusydi: betul mas. terima kasih ya. tp aku seneng banget tuh baca cerita2mu tentang kehidupan bersahaja di lombok :)

asaz said...

semoga ibu-ibu massa depan tidak lagi jd korban HIV, ibu Indonesia adalah harapan untuk melahirkan tunas-tunas bangsa

Siswanto said...

Tetap semangaat :)